Selamat Datang

Selamat datang di blog MaRBels, blog yang berisi sekedar info
semoga bermanfaat.... :)

Rabu, 28 September 2011

PANTASKAH KITA?

Dalam getaran yang berlalu seperti hari-hari sebelumnya. KAU hadir kembali menghentakkan seluruh jiwa agar tunduk kembali pada-Mu. Seperti senja yang selalu terkenang, kemudian gerimis di awal malam yang dingin dan membekukan, memoar-memoar itu kembali terjadi namun dalam bahasa yang tak biasa. Kali ini terasa berbeda. Ketika satu persatu perenungan mulai menggugurkan keangkuhanku agar lebih merasa bahwa sungguh, tak ada yang lebih mulia selain keshalihan yang berbalut dengan hati yang ikhlas dalam beramal hanya karena-Mu.

Menyadari, betapa titik-titik khilaf itu membuat diri ini semakin abu-abu jika tak ingin dibilang sebagai lumpur hitam yang pekat. Ahhh… apalagi yang paling indah selain amalan yang bercahaya, jiwa yang tersemai dan selalu tertaut dengan-Mu, mata yang senantiasa tunduk dalam pandangan ke-tawadhu-an di hadapan-Mu, serta sentuhan-sentuhan akhlaq yang mengagumkan dalam balutan kematangan pribadi di dalam diri. Keindahan itu, terasa begitu jauh untuk disentuh, apalagi jika diharap untuk kumiliki.


Source : http://www.dakwatuna.com/2011/09/10964/pantaskah-kita/

Lalu, haruskah kuhentikan doa agar yang menjadi imaji itu bisa datang menghampiri ? Sedangkan kenikmatannya, jika saja diketahui oleh semua penduduk bumi, tentu mereka akan berlari menghimpunnya untuk dikumpulkan dalam pribadi-pribadi mereka, meski itu melelahkan, menjenuhkan, atau bahkan menguras habis energi yang dimiliki. Sungguh, impian ini tak boleh sedikit pun hilang dan pergi.

Sekarang, kita tak lagi berbicara soal JIKA dan JIKA, namun lebih kepada PANTAS dan TAK PANTAS. Kalau saja engkau merasa tinggi, sejatinya dirimu tak lebih hanya karakter yang hina, sebab orang yang bijak, tak pernah merasa bijak, apalagi orang yang shalih, mereka sama sekali tak pernah merasa shalih. Lalu, rasa tinggi, angkuh, merasa hebat, pantaskah kau pakai ? sedangkan sifat SOMBONG, hanya berhak dimiliki oleh-Nya.

Sekali lagi, kita tak ingin membicarakan soal JIKA dan JIKA, namun PANTAS dan TAK PANTAS. Jikalau pun masih ada sebersit rasa yang memberi jawab bahwa kita merasa berharga, sejatinya diri, tak lebih dari sekedar insan yang tak pernah bernilai di mata-Nya. Karena sudah bisa dipastikan, rasa berharga yang menancap erat dalam jiwamu tak lebih dari bisikan kecil syaitan untuk membuatmu riya dalam beramal, mengerdilkan orang lain dengan pengetahuanmu, juga mengecilkan kehangatan ukhuwah hanya dengan segelintir rasa tinggimu. TAK PANTAS.. sungguh takkan pernah pantas, jika engkau mau membandingkan dan menyamakan kesesuaianmu bersama mereka yang senantiasa merendah, menyentuh bumi dalam keindahan akhlaq yang mempesona nan menggetarkan.

Ini bukan tentang JIKA dan JIKA.. Namun PANTAS dan TAK PANTAS…

Maka layaklah.. Ketika akhirnya aku berkesimpulan, bahwa takkan pernah pantas, mereka yang amalnya tak seberapa, mengharap balasan terindah dari-Nya, mereka yang hatinya tak seberapa cinta pada Allah, mengharap dekapan erat-Nya sembari memberi setumpuk pahala, Takkan pernah layak. Karena bagi-Nya, ke IKHLAS-an tetap yang utama, seberapa besar pun amal yang kau kerjakan.

Kemudian, jika sebuah kesimpulan itu terlanjur kuambil, bahwa takkan pernah pantas, mereka yang kerja-kerjanya hanya sebatas dunia meminta atau justru memaksa mengambil nikmat dari-Nya, bahwa ingin-ingin-nya hanya tertuju pada kesemuan mencederai harap-harap mereka dengan meyakini bahwa Allah meridhai mereka, padahal hanya sebentuk istidraj atas nikmat yang ada, juga nafsunya yang tak pernah putus mematikan ruh (jiwa) yang dimilikinya, pantaskah mereka meminta sebuah kebersamaan yang tak pernah layak untuk dimiliki oleh mereka ? Takkan pernah layak.. Sampai kapan pun, di manapun, mereka takkan pernah layak memilikinya.

Hanya saja.. Begitulah Allah. DIA adalah Sang Maha Pengasih, Penebar cinta bagi makhluk-Nya. Meski engkau hina, engkau kotor, engkau pekat, Rabb-mu tetaplah penyayang. Jika engkau khilaf dalam kurun waktu yang tak terhitung, maka cobalah kau kejar segala takaran keindahan yang Allah sediakan untukmu. Selalu saja, yang kau dapatkan adalah ketundukan diri, bahwa Allah ternyata begitu melimpah nikmat-Nya.

JIKA dan JIKA… Tak lagi terpakai di sini. Janganlah kamu berspekulasi tentang JIKA sesuatu yang akan terjadi nanti tak sesuai dengan yang kau ingini, maka akan begitu KECEWA nya diri ini. JIKA apa-apa yang kau kehendaki akhirnya kau miliki, maka betapa bahagianya hari ini. Namun berpikirlah tentang PANTAS dan TAK PANTAS untuk kau miliki. Sudah ia layak untuk kau punyai ? sudahkah iman dan cintamu pada Allah telah membuatmu layak untuk memiliki segala apa yang kau ingini ? jika belum… Semoga kita semua mau merubahnya..

Jumat, 16 September 2011

BAGAIMANA MENGETAHUI MASA SUBUR WANITA

Artikel ini diposting karena kebetulan ada teman yang mau menikah dan tanya-tanya ke bu bidan tentang masa subur,,, lha secara tidak sengaja, kebetulan artikel ini di muat, sekalian ijin share,,,kali aja ada yang memerlukan,,,,hehehe...

####################################################################

Masa subur adalah ketika sel telur wanita telah matang dan siap dibuahi. Ketika sel telur ini dibuahi maka terjadilah kehamilan.

Cara mengetahui masa subur wanita dengan siklus menstruasi 28 hari:
- Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1
- Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid

Misalnya: Seorang isteri mendapat haid pada tanggal 5 Januari, tanggal 5 Januari ini disebut hari ke-1. Masa subur wanita tersebut adalah hari ke-12 setelah tanggal 5 atau tanggal 16 Januari samapai tanggal 20 Januari. Sehingga ketika suami-isteri berhubungan pada masa ini Insya Allah akan terjadi kehamilan. Begitu juga dengan keluarga yang tidak merencanakan kehamilan atau KB alami, cara ini bisa digunakan untuk mencegah kehamilan dengan TIDAK melakukan hubungan pada masa subur sang isteri.

Ciri-ciri masa subur yang akan dirasakan wanita ketika masa subur

1. Peningkatan suhu tubuh. Biasanya suhu tubuh meningkat pada masa subur karena peningkatan hormone progesterone

2. Menilai lendir rahim. Lendir rahim menjadi encer pada masa subur karena pengaruh hormon estrogen (sebagian mengira ini adalah keputihan, tetapi ini bukan, cairan rahim berwarna bening).

3. Jika ingin praktis, bisa digunakan tes prediksi masa subur atau ovulasi. Cara menggunakannya sama dengan test kehamilan. Alat ini sudah dijual di apotik-apotik dengan harga cukup mahal.

Jadi penting sekali bagi wanita untuk mengetahui kapan masa suburnya. Selain untuk merencanakan kehamilan, hal ini bisa digunakan sebagai KB alami atau yang biasa disebut KB Kalender. Semoga bermanfaat. [nala/voa-islam.com]


Source : http://www.voa-islam.com/muslimah/health/2010/04/02/4686/bagaimana-mengetahui-masa-subur-wanita/

SAHABAT TERBAIK

Temen, sohib, karib, sahabat ato apalah namanya, pasti dah jadi bagian dari kehidupan kita sehari- hari. Bayangin aja kalo idup tanpa mereka, dunia bakal terasa garing banget plus sepi.

Bgaul itu dah jadi kodrat manusia. Nggak da manusia yang nggak btuh orang laen. Yang dah mati aja pasti masih butuh orang laen buat ngebawa dia. Kan nggak lucu juga kalo doi bakal jalan sendiri ke kuburan, ya toh?. So, nggak di sangkal lagi kalo bgaul itu naluri dari lahir manusia. Tapi.. nah niy masalahnya, yang perlu kita waspadai yaitu dengan siapa kita gaul? Apa iya sih kita kudu milih teman?

Pertemanan itu ada tingkatan lepelnya juga. May be cuman sekedar teman kenalan, trus ada yang teman biasa seperti teman maen, atau temen kelas, dll. Ada juga teman yang lumayan dekat gara- gara kita biasa ketemu atau malah curhat sama dia. Yang ini nih yang biasa kita sebut dengan temen gaul. En yang terakhir, yang porsinya lebih deket lagi, yaitu yang biasa kita sebut sahabat.

Apa kamu pernah denger salah satu nasehat dari ortu, yaitu kalo `Bteman jangan suka milih-milih` ? Biasanya sih tuh kalimat sasarannya adalah buat yang pada sombong, en maunya bgaul ma yang selevel ajah. Nah paaas bener tuh sama yang di sabdakan nabi kalo definisi "Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia." (HR. Muslim). Emang, siapapun pasti nggak bakalan nyaman begaul ma teman yang hobinya ngerendahin orang kan.

Trus kalo soal milih temennya sendiri, pada prakteknya dalam bgaul kita juga kudu seleksi tuh teman- teman loh ternyata. Cuman kriterianya ajah yang kudu pas, yaitu kriteria atawa syarat- syarat yang bakal bisa nuntun kita jadi remaja yang baik, syukur- syukur bisa lebih baek dari sekarang.

Trus apa aja sih kriteria yang bisa ngejadiin kita remaja yang baek? Pastinya, kriteria yang bdasarkan pada kebaikan. Maksudnya, teman yang kita pilih harusnya mereka yang akhlaknya baek, jujur, rajin belajar, gemar menabung, hee...dll, dsb.

Sirius nih ya, ibarat virus penyakit, kebaikan ato kejelekan temen kita itu bakal menular ke kita. Nggak sedikit loh contohnya, temen kita yang tadinya alim, gara- gara salah salah gaul jadi suka ngerokok awalnya, trus lama- lama eh nggak taunya sekarang bermetamorfosis jadi bandar narkoba, Astagfirullah.

Maka itu, kita kudu ingeeet baek- baek pesan Rasulullah yang manteb niy, cekidot yach...

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa)

Trus juga, di hadits lain Rasulullah bersabda: “Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”. (HR. Abu Daud no. 4833, Tirmidzi no. 2378, Ahmad 2/344, dari Abu Hurairah)

Lanjut!! Imam Al Ghozali rahimahullah mengatakan, “Bersahabat dan bergaul dengan orang-orang yang pelit, akan mengakibatkan kita tertular pelitnya. Sedangkan bersahabat dengan orang yang zuhud, membuat kita juga ikut zuhud dalam masalah dunia. Karena memang asalnya seseorang akan mencontoh teman dekatnya.” (Tuhfatul Ahwadzi, 7/42)

Ali bin Abi Thalib ra berkata, “Hati-hatilah kalian dalam memilih teman, sesungguhnya teman adalah bekal di dunia dan akhirat.”

Saran deh ya, Kalo ada ekskul Rohis di skul ato lingkungnan kamu, jangan buru- buru alergi dah. Tuh justru kesempatan buat kamu supaya ngerti jalan idup yang bener kya gimana. Asli` deh, bakal banyak sifat baik di komunitas ini yang bisa kamu jadiin contoh. Orang- orang yang sholeh, bakal dengan tangan terbuka nrima kamu, apa adanya. Catat ye, apa adanya. Nggak pke pra syarat apapun cuy. Malah kalo bisa kalo kamu belum tau, mereka insyaAllah bakal nunjukin kamu ke arah yang bener. Karena insyaAllah mereka dah pada ngerti, kalo mukmin itu bersaudara. En ukhuwah Islamiyah itu adalah karena Allah swt.

Deket ma orang sholeh tuh bakalan adem boss. Kalo nggak percaya, cari aja deh tandingannya di luar yang bisa ngebuat batin kamu adem, pasti nggak bakal sedahsyat kalo lagi gaul ma mereka. Soalnya tujuan persahabatan yang ada, juga karena Allah aja. Apa adanya, bukan ada apanya. Kan bakal enak tuh kalo pas iman kita turun, eh ada sahabat yang ngingetin kita, trus akirnya kita yang melenceng jadi lurus lagi. Berkah bener kan berteman karena Allah aja? Selanjutnya, simak baek baek yang ni...

Sebuah hadist dari Umar bin Khattab, diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar dalam at-Tamhid, Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihy wasallam bersabda: "Allah mempunyai hamba-hamba yang bukan nabi & bukan syuhada, tapi para nabi & syuhada tertarik oleh kedudukan mereka di sisi Allah. Para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, siapa mereka & bagaimana amal mereka? Semoga saja kami bisa mencintai mereka." Rasulullaah saw bersabda, "Mereka adalah suatu kaum yang saling mencintai dengan karunia dari Allah. Mereka tidak memiliki hubungan nasab & tidak memiliki harta yang mereka kelola bersama. Demi Allah mereka adalah cahaya & mereka kelak akan ada di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak merasa takut ketika banyak manusia merasa takut.Mereka tidak bersedih ketika banyak manusia bersedih" Kemudian Rasulullah saw membacakan firman Allah: "Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati" (TQS Yunus :62)

Trus、Allah Subhanahu wata`ala juga sudah menjelaskan gimana keadaan orang-orang yang salah gaul di Al-Qur'an. Cekidot nich...

”Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andaikata kami ta`at kepada Allah dan ta`at (pula) kepada Rasul". Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menta`ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar".(QS AlAhzab ayat 66-68)

Fiuuhhh... ternyata temen juga bisa nyumbangin pencatatan sejarah idup kita bro. Mangkanya, mumpung masih muda, kudu pinter- pinter pilih en pilah temen. Soalnya bakal ada peluang yang besar loh buat ngedapetin naungan di akhirat,di mana saat tuch nggak bakal ada naungan kecuali dari Allah swt. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Nabi Saw bersabda, ada 7 kategori orang yang mendapat naungan Allah di hari kiamat. Salah satunya yaitu pemuda yang menyibukkan diri dengan beribadah kepada Allah swt. Kategori lainnya yaitu dua orang yang saling mencintai karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, berkumpul dan berpisah karena Allah pula.

Yah emang siy, no body`s perfect gituh. May be pikiran dari salah satu kalian bilang, jangan- jangan tar baek tapi kekurangan dia yang laen malah nyiksa kita, nah lo bgimana tuh?. Kalo mang gitu masalahnya, pokoknya yang kudu kita ingat cuman satu, kalo idup cuman satu kali pren, en jangan ampe salah buat pilihan salah satunya tentang milih temen. Dan siapapun mereka, yang pasti mereka bisa membawa kita lebih dekat dengan Allah subhanahu wata`ala. Itu aja kuncinya pren.

So, good luck buat kamu yang pengen ngedapetin temen en memilih memilah teman, smoga pilihan kamu kali ini en sterusnya nggak salah lagi yach. aamiin.


Source : (Syahidah/Voa-islam.com)