
Mendadak ingin mempost jenis ulat yang satu ini, ya ulat sutera, siapa sih yang tidak kenal yang namanya ulat sutera, saya yakin semua telah mendengarnya, bahkan anak kecil sekalipun faham betul dengan ulat yang satu ini.. Mendengar ceritanya, ulat sutera mempunyai daya tarik yang begitu besar, apalagi kalau sudah dibuat pakaian, wuih, bisa melongo melihatnya,,,* lebay dikit lha,,,,xixixiixi
Artikel ini, saya copas langsung dari wikipedia, Ngengat sutra atau sutera (Bombyx mori: "ulat murbei") adalah ngengat yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai penghasil serat/benang sutra. Makanan ulat sutra hanyalah daun murbei (Morus alba). Ia berasal dari utara Tiongkok.
Telur ngengat sutra membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk menetas. Ulatnya membentuk kepompong sutra mentah, yang setelah dipintal bisa menghasilkan benang sutra sepanjang 300 hingga 900 meter per kepompong. Seratnya berdiameter sekitar 10 mikrometer.
Sebagaimana umumnya larva/ulat, ulat sutra sangat rakus; makan sepanjang siang dan malam sehingga tumbuh dengan cepat. Apabila warna kepalanya sudah menjadi semakin gelap, ulat sutra akan segera berganti kulit/cangkang. Dalam hidupnya, ulat sutra mengalami empat kali ganti kulit, hingga berwarna kekuningan dan lebih ketat, yang menjadi tanda akan segera membungkus diri dengan kepompong.
Sebelum ulat sutra menjadi matang dan keluar dari kepompongnya (kepompong digigiti hingga rusak dan tidak bernilai ekonomi), kepompong tersebut kemudian direbus untuk membunuh ulat sutra dan memudahkan penguraian seratnya. Adapun kupu-kupu dewasa yang dipelihara untuk bibit ulat sutra tidak bisa terbang.
Karena sejarahnya yang panjang dan nilai ekonominya yang tinggi, genom ulat sutra menjadi salah satu objek penelitian ilmiah.
Selain itu, ada sumber lain yang menyebutkan tentang ular sutera yang satu ini, dari kompas pembaca :) :Berputar, berputar, dan terus berputar, ulat sutera terus menghasilkan benang sutera terbaik bernilai jutaan rupiah. Mereka memakan daun dan kemudian mengubah energi yang dihasilkan menjadi sutera berharga.
Ulat sutera hanya memiliki panjang beberapa centimeter namun panjang sutera yang dihasilkan bisa mencapai 900 meter.
"Sutera yang dihasilkan laba-laba dan ngengat menunjukkan kombinasi antara kekuatan dan kehebatan yang masih tak terkalahkan oleh pesaing sintetiknya," kata Chris Holland dari Universitas Oxford seperti dikutip New Scientist, Rabu (23/11/2011).
Sutera dari ulat sutera juga memiliki kelebihan karena efisien. Ulat sutera memproduksi dalam temperatur ruangan dengan limbah hanya air. Sementara, produksi oleh manusia memerlukan suhu tinggi dan menghasilkan limbah dalam jumlah besar.
Holland yang merupakan pakar sutera bekerja sama dengan peneliti dari Universitas Sheffield untuk meneliti penggunaan energi ulat sutera. Harapannya akan membantu produksi sutera sintetik.
"Ini soal terinspirasi dari alam," kata Oleksandr Mykhaylyk, peneliti dari Universitas Sheffield. Jika penelitian berhasil, maka ongkos produksi ulat sutera bisa ditekan 90 persen.
Source : a. http://id.wikipedia.org/wiki/Ngengat_sutra
